Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Lombok Timur Ikuti Pelatihan Fasilitator Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026

 

Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Lombok Timur Ikuti Pelatihan Fasilitator Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026

Mataram, NTB – Komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era transformasi digital terus ditunjukkan oleh para pendidik di Nusa Tenggara Barat. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut ditunjukkan oleh Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMK Kabupaten Lombok Timur, Bapak Rodiman, S.Pd, yang terpilih sebagai peserta dalam kegiatan Pelatihan Fasilitator Kelompok Kerja Guru Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (PM-KKA) Jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK Provinsi NTB Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan guru serta tenaga kependidikan. Program ini dirancang untuk mempercepat implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), koding, dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

Bapak Rodiman, S.Pd yang berasal dari SMK Darussundusiah NW Pertemuan, Kabupaten Lombok Timur, tercantum sebagai salah satu peserta jenjang SMK yang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan bergengsi tersebut bersama para guru pilihan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pelatihan ini memiliki peran strategis karena para peserta yang mengikuti kegiatan akan dipersiapkan menjadi fasilitator di kelompok kerja guru masing-masing. Mereka nantinya bertugas mendiseminasikan berbagai materi dan praktik baik kepada rekan-rekan guru di daerahnya sehingga dampak pelatihan dapat dirasakan secara lebih luas.

Menurut informasi yang disampaikan BGTK Provinsi NTB, pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui beberapa tahapan. Kegiatan diawali dengan orientasi secara daring melalui konferensi video pada tanggal 18 Juni 2026, dilanjutkan dengan pembelajaran mandiri berbasis Learning Management System (LMS) selama tiga hari, dan diakhiri dengan bimbingan teknis secara luring yang berlangsung pada 21–24 Juni 2026 di Wisma Disiplin BGTK Provinsi NTB, Mataram.

Pelatihan ini mengusung pendekatan yang inovatif dengan mengadaptasi model Teacher Experimental Training (TET). Model tersebut menekankan siklus pembelajaran yang terdiri atas identifikasi masalah, perancangan pembelajaran, implementasi, observasi, refleksi, dan berbagi praktik baik. Dengan pendekatan ini, guru tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga dilatih untuk menerapkan dan mengevaluasi langsung praktik pembelajaran di kelas sebagai laboratorium utama pengembangan kompetensi.

Keikutsertaan Bapak Rodiman, S.Pd dalam kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MGMP Bahasa Inggris SMK Kabupaten Lombok Timur. Sebagai Ketua MGMP, beliau dikenal aktif mendorong peningkatan kompetensi guru, penguatan kolaborasi antaranggota, serta pengembangan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik abad ke-21.

Dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris di SMK, perkembangan teknologi digital, koding, dan kecerdasan artifisial membuka peluang besar untuk menciptakan proses belajar yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Guru dapat memanfaatkan berbagai platform berbasis AI untuk meningkatkan kemampuan literasi, komunikasi, kreativitas, dan berpikir kritis peserta didik.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai konsep pembelajaran mendalam yang berfokus pada pengembangan kompetensi peserta didik secara utuh. Pembelajaran mendalam tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga kemampuan berpikir tingkat tinggi, pemecahan masalah, kolaborasi, dan penerapan pengetahuan dalam kehidupan nyata.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan terkait pembelajaran koding sebagai salah satu keterampilan masa depan yang semakin dibutuhkan di era digital. Koding tidak lagi dipandang sebagai kompetensi yang hanya relevan bagi bidang teknologi informasi, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih logika, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah pada peserta didik.

Sementara itu, materi kecerdasan artifisial menjadi salah satu topik yang sangat menarik dalam pelatihan ini. Peserta diajak memahami konsep dasar AI, peluang pemanfaatannya dalam dunia pendidikan, serta berbagai strategi penggunaan teknologi AI secara etis dan bertanggung jawab. Pemahaman ini menjadi sangat penting mengingat perkembangan AI yang semakin pesat dan mulai memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan.

Bagi Bapak Rodiman, kesempatan mengikuti pelatihan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kapasitas diri sekaligus memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Sebagai fasilitator kelompok kerja guru, beliau diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong transformasi pembelajaran di lingkungan SMK, khususnya di Kabupaten Lombok Timur.

Keberadaan fasilitator yang kompeten menjadi kunci keberhasilan implementasi program PM-KKA di daerah. Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta memiliki tanggung jawab untuk melakukan pendampingan dan diseminasi kepada kelompok kerja guru masing-masing. Dengan demikian, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat ditularkan kepada lebih banyak guru dan memberikan dampak yang lebih luas bagi peningkatan mutu pendidikan.

BGTK Provinsi NTB mencatat bahwa pelaksanaan program ini merupakan bagian dari upaya akselerasi implementasi pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial secara signifikan di seluruh wilayah NTB. Program ini juga bertujuan memperluas jumlah sekolah yang mampu menerapkan pendekatan pembelajaran inovatif sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.

Sebagai daerah yang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Lombok Timur membutuhkan lebih banyak guru penggerak yang mampu menghadirkan inovasi pembelajaran. Kehadiran Bapak Rodiman sebagai peserta sekaligus calon fasilitator diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kapasitas guru-guru SMK, khususnya guru Bahasa Inggris, untuk memanfaatkan teknologi digital secara efektif dalam proses pembelajaran.

Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, MGMP, dinas pendidikan, hingga pemerintah daerah, menjadi faktor penting dalam menyukseskan implementasi program ini. Kolaborasi yang kuat akan mempercepat proses transformasi pendidikan dan membantu peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan abad ke-21.

Keikutsertaan Bapak Rodiman, S.Pd dalam Pelatihan Fasilitator Kelompok Kerja Guru Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial Tahun 2026 menjadi bukti bahwa guru-guru di Lombok Timur terus berkomitmen untuk belajar, berkembang, dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Semangat tersebut diharapkan dapat menginspirasi para guru lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan pembelajaran yang inovatif bagi generasi penerus bangsa.

Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, Bapak Rodiman diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengembangan kompetensi guru di Kabupaten Lombok Timur serta berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada masa depan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda NTB yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di era digital yang terus berkembang.

Posting Komentar untuk "Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Lombok Timur Ikuti Pelatihan Fasilitator Implementasi Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026"